INGINKAN MAKLUMAT LANJUT KLIK DISINI

IKLAN

_________________________________________________________________________
TINGKATKAN KELAKIAN ANDA DENGAN MINYAK LINTAH JAGUH KANDA


Selasa, 26 Februari 2008

Pelbagai Peristiwa Semasa Di Pahang

Salam pertemuan buat semua tetamu Warisan AR.

Agak lama juga aku tak ke udara. Banyak peristiwa yang berlaku semasa aku pulang ke Pahang tempohari. Ada suka dan duka. Keadaan ibu mertuaku Alhamdulillah telah beransur baik. Yang mendukacitakan, aku tak dapat menunaikan janji untuk membekalkan induk kepada Tn Haji Rashid dari Muar. Beliau yang datang dari jauh begitu keciwa dan tidak dapat menerima kemaafan yang aku pohon. Perkara yang berlaku adalah diluar dari kuasa aku.

Induk yang dijanjikan telah 'lesap' dari simpanan disebabkan kelalaian adik iparku. Beliau terlupa untuk menutup kembali bekas simpanan induk lintah yang beliau buka. Bila aku bangun keesokkan harinya, dari 3,500 induk yang sepatutnya ada hanya 412 ekor sahaja lagi yang tinggal. Apa boleh buat sudah tiada rezeki aku.

Kesempatan yang ada aku gunakan untuk meninjau keadaan kawasan paya di Pahang. Luas sungguh rupanya aya di sana. Keadaan kemarau yang sedang melanda telah menyebabkan paya yang luas terbentang berkeadaan kering-kontang. Amat sukar sekali mendapatkan induk lintah di sana pada waktu ini. Keadaan ini juga rasanya telah menyebabkan bekalan induk lintah begitu kritikal sekali di seluruh negara. Harga induk dan benih lintah juga telah naik melambung. Pencari lintah juga telah mengambil kesempatan ini dengan 'demand' harga untuk pembekalan. Aku rasa keadaan ini akan berlarutan sehingga bulan April nanti.

Musim kemarau ini juga membuatkan aku terpaksa menukar strategi pengurusan kolam. Takat air terpaksa ditambah bagi mengimbangi keadaan cuaca yang begitu panas. Namun aku bersyukur kehadrat Allah s.w.t kerana kolam ternakan terletak di bawah pokok. Oleh itu bahang kepanasan matahari agak berkurangan.

Hari ini kolam ternakan aku telah menerima kunjungan Kak Ani dan saudara dari Kodiang, Kedah dan Saudara Man dari Kepala Batas, Pulau Pinang. Aku bersyukur kerana begitu ramai individu yang berminat untuk mendalami ilmu ternakan lintah dan tunjukajar dari aku yang serba kekurangan ini. Masih banyak lagi yang aku perlu belajar, namun aku bersyukur dan berbesar hati kerana dapat mencurahkan sedikit ilmu yang ada untuk dikongsi bersama.

Bagi yang ingin mendapatkan bekalan induk, aku memohon maaf kerana tidak dapat berjanji. Aku bimbang tidak dapat memenuhi permintaan dan yang paling aku bimbang bila ada yang keciwa dan melemparkan kata nista terhadap sesama insan yang lemah ini. Jika ada bekalan akan aku maklumkan. Harap bersabar dan tidak ada pihak yang merasa keciwa.

Jumpa lagi besok. Insyaallah.

Rabu, 20 Februari 2008

Kami Balik Kampung

Salam sejahtera buat para pengunjung dan sahabat niaga Warisan AR. Aku akan pulang ke kampung isteri di Pahang mulai hari Khamis 21/02/2008 sehingga ke Sabtu 23/02/2008. Aku akan kembali berada di Kedah pada hari Ahad 24/02/2008. Kepada yang ingin berkunjung ke kolam ternakan lintah aku, bolehlah datang pada sebelah petang hari Ahad. Aku memohon maaf kepada sahabat niaga yang ingin mendapatkan bekalan induk dan makanan lintah. Ada hal penting yang terpaksa kami uruskan di Pahang. Insyaallah urusniaga akan kembali seperti biasa mulai hari Ahad nanti.

Kepada Tn Hj Ab. Rashid dari Muar, kami akan bertemu Tn Hj. pada hari Khamis 21/02 nanti di Plaza Tol Rawang. Kepada sahabat niaga di Selangor dan kawasan yg sewaktu dgnnya bolehlah berjumpa kami di Plaza Tol Rawang jika ingin mendapatkan sample makanan lintah dengan tawaran harga RM2.00 sahaja. Terhad kepada 10 orang yang bertuah sahaja. Saya akan berada di situ pada jam 1.30 petang. Jumpa lagi pada hari Ahad nanti.

Isnin, 18 Februari 2008

Terapi Alternatif Dengan Lintah

Salam para pengunjung. Rupanya masih banyak lagi kaedah perubatan yang boleh dimanafaatkan melalui rawatan terapi lintah. Cuma negara kita yang masih ketinggalan dalam menggunakan kaedah perubatan ini. Terapi alternatif dengan Lintah (Hirudo Medicinalis) telah digunakan sejak abad ke 18. Di zaman modern ini banyak hal yang dianjurkan oleh para ahli dalam soal makanan maupun perawatan tubuh untuk memakai bahan alami dari alam.tidak terkecuali dalam bidang pengobatan, Kembali ke alam dengan terapi lintah,metode purba,manfaat hirudin asli dari alam sebagai antikogulan pada kardiovaskular.
Terapi hirudo Medicinalis leech dan Herbal yang kami lakukan sejak tahun 2000 untuk pengobatan berbagai penyakit seperti Kelenjar Getah Bening, Tyroid, Kanker Payudara, Migrain, Jantung Koroner, Saraf terjepit, Diabetes kering maupun basah. Telah banyak pasien yang disembuhkan melalui metode terapi ini, proses penyembuhannya dapat dirasakan hari demi hari dan sangat cepat. Hingga saat ini tidak ditemukan adanya efek samping sebagai akibat terapi hirudo medicinalis leech.
Hirudo
DIABETES MELITUS

Setiap tahun lebih dari tiga juta orang di seluruh dunia meninggal sebagai akibat dari komplikasi Diabetes Mellitus atau dengan kata lain terjadi satu kematian setiap tiga detik. Diet serta olahraga yang teratur dapat mengurani secara drastis kemungkinan seseorang dengan toleransi glukosa terganggu karena diabetes. Terapi efektif bisa dilakukan dengan lintah, untuk mengobati Diabetes Mellitus (kering) lintah-lintah tersebut ditempelkan pada bagian yang ba'al, mati rasa, kesemutan, kaku, sakit disekitar kaki maupun tangan. Untuk pembacaan lanjut sila ke Nusaku.com
Terapi Diabetes

Penyakit Jantung Dan Lintah

Satu lagi artikel yang sempat aku baca dan ingin aku kongsikan dengan pengunjung blog warisan AR. Rawatan menggunakan lintah juga telah digunakan dalam merawat masalah jantung. Petikan dari Klinik Jantung Hirudo untuk menambahkan kefahaman dan keyakinan kita mengenai potensi industri ini.



jantungPenyakit jantung koroner sebagai penyakit pembunuh nomer satu di dunia, dan dianggap 'musuh nomer satu' dalam kehidupan yang paling ditakuti. Menduduki tempat teratas, penyakit jantung bukan lagi menjadi pembunuh misteri. Kadar kolesterol yang tinggi, diabetes, hipertensi,hyper koagulasi, kegemukan, merokok, kurang melakukan olahraga factor gen dan proses penuaan adalah diantara faktor penyumbang penyakit ini.

Isu-isu yang dikaitkan dengan penyakit ini lebih banyak berkisar kepada aspek pencegahan yang merangkumi gaya hidup sehat, makanan seimbang, olahraga dan sebagainya.
Namun, statistik kematian mengenai penyakit jantung tetap mencatatkan peningkatan yang tinggi dari tahun ke tahun.

Para pakar berkata pembentukan kolesterol dalam pembuluh darah jantung adalah penyumbang utama penyakit jantung koroner. Menurut penelitian, proses pembentukan ini mengambil masa bertahun-tahun lamanya sehingga 'gejalanya' terjadi. "Pembentukan kolesterol ini bermula sejak muda , bukan pada orang yang telah lanjut usia", Jantung terdiri dari otot-otot jantung dan empat bilik jantung. Organ ini memerlukan bekalan oksigen yang mencukupi untuk berfungsi dengan baik.Bekalan oksigen ini diperoleh dari pembuluh darah jantung yang juga dikenali sebagai arteri. Pembuluh darah jantung ini terletak pada permukaan jantung. Setiap individu mempunyai tiga pembuluh darah utama.

Penyakit jantung koroner juga dikenali sebagai "penyakit arteri koroner". Perkataan koroner bermakna 'mahkota'. Nama ini diambil karena arteri yang mengelilingi jantung seperti mahkota. Pembuluh darah ini berfungsi membekali otot-otot jantung dengan oksigen dan zat makanan.

nyeri jantungSeseorang mengindap penyakit jantung koroner apabila satu atau lebih pembuluh darah ini menjadi sempit. Ini terjadi karena pengendapan kolesterol dan pembentukan plak yang terdiri dari kolesterol dan selaput tisu. Sel-sel yang meliputi kolesterol pada dinding pembuluh darah ini menghambat aliran darah ke jantung.

Selama berabad-abad orang yakin bahwa demam disebabkan oleh kelebihan darah didalam tubuh. Cara yang paling baik adalah dengan mengeluarkan sebagian darinya.

Lintah , binatang sejenis cacing yang hidup diair. Makanan utamanya adalah darah. Lintah mengigit dengan giginya yang mungil dan bergantung pada penyedotnya Sedangkan zat hirudin yang terkandung dalam air liurnya menyebabkan darah mengalir bebas. Air liur binatang ini juga mengandung anestesi, penisilin dan belasan unsur zat lainnya.

Pemanfaatan lintah pada terapi kardiovaskuler telah menbuktikan kasiat dari terapi ini bagi kesehatan.Terapi lintah dan herbal mulai kami lakukan sejak tahun 2000 dan sampai saat ini telah banyak pasien yang tersembuhkan.

Terapi lintah yang kami padukan dengan ramuan khusus herbal China dan Nusantara sangat baik untuk melenturkan,menguatkan saraf dan otot, mengencerkan darah / membersihkan plak / kolesterol / toksin / racun dalam darah / melancarkan aliran / sirkulasi darah dan oksigen, juga menstabilkan energi Yin dan Yan.

Umumnya pasien merasa lebih baik dari setiap kali terapi keterapi lainnya. Keluhan seperti sesak nafas / dada, sulit bernafas,nyeri / sakit didada, mudah lelah, jantung berdebar-debar, keringat dingin, tidak bertenaga akan berkurang dan hilang seiring terapi yang dijalani. Metode terapi alternatif ini aman, steril, tanpa efek samping, persentasi kesembuhan pada pasien gangguan jantung sangat mengenbirakan. Lamanya pengobatan antara 24 sampai 48 kali terapi.

Berbagai penyakit jantung yang terbukti bisa disembuhkan dengan terapi lintah dan herbal yang berkaitan dengan kordiovaskuler antara lain : Hyper koaguasi / Darah kental, Penderita gangguan jantung, Serangan jantung, Jantung koroner, Jantung bengkak, Pemyempitan / Pemyumbatan pembuluh darah, dan Trombosis/ Pembekuan darah.

jantung

Tetamu Datang Lagi

Saudara Muhsin dan rakan-rakan tiba agak lewat. Ini merupakan lawatan kali kedua buat mereka. Banyak juga perkara yang dibincangkan dan dikongsi bersama. Hala tuju dan potensi dalam industri penternakan lintah menjadi topik utama perbincangan. Ketulusan pihak yang menganjurkan kursus penternakan lintah juga turut dibincangkan.

Adakah mereka ini benar-benar ikhlas dan berkemampuan untuk memajukan industri ini atau sekadar mengambil kesempatan atas minat dan sambutan yang begitu hebat sekarang ini. Pihak berwajib perlu memainkan peranan untuk memastikan tidak ada pihak cuba "menangguk di air yang keruh".

Industri ini sebenarnya amat berdaya maju dan perlu dikembangkan. Di negara luar industri penternakan lintah dan penggunaan lintah dalam pelbagai sektor telah lama dimajukan dan berkembang dengan pesat. Rawatan perubatan mengunakan terapi lintah juga telah mendapat tempat di kalangan masyarakat. Pusat rawatan homeopathy dan biotheraphy telah mula mengorak langkah menggunakan kaedah rawatan ini di pusat rawatan mereka.

Aku sendiri berkeyakinan penuh industri ini akan berkembang dan berdaya maju. Dengan adanya kajian yang lebih mendalam dan usaha padu yang dijalankan tidak mustahil pada suatu hari nanti industri lintah akan sepopular gamat. Kepada penternak dan bakal penternak ayuh kita gembelingkan tenaga bersatu demi memajukan industri lintah. Semoga satu masa nanti industri ini akan menyumbangkan kepada kadar pertumbuhan ekonomi negara. Insyaallah..

Terapi Lintah

Lintah (Hirudo Medicinalis) telah digunakan berabad-abad lamanya, di zaman modern ini banyak hal yang dianjurkan oleh para ahli mulai dari makanan sampai perawatan tubuh sebisa mungkin memakai bahan alami dari alam. Tidak terkecuali dalam bidang pengobatan, kembali ke alam dengan terapi lintah, metode purba, manfaat hirudin asli dari lintah sebagai antikoagulan pada kardiovaskular.

Terapi hirudo Medicinalis leech dan Herbal yang kami lakukan sejak tahun 2000 untuk pengobatan berbagai penyakit seperti Kelenjar getah bening, Tyroid, Kanker payudara, Migraine, Sinusitis, Diabetes mellitus kering / basah, Cedera otot / Saraf terjepit & Eksim.

Daerah / bagian tubuh yang sering terserang sakit dan dapat diobati dengan Terapi Lintah Hirudo Medicinalis

Telah banyak pesakit yang disembuhkan melalui metode terapi ini, proses penyembuhannya dapat dirasakan hari demi hari dan sangat cepat. Kami nyatakan bahwa hasil dari terapi ini sangat luar biasa. Perawatan dengan lintah & herbal menghilangkan rasa sakit secara signifikan. Hingga saat ini tidak ditemukan adanya efek samping sebagai akibat terapi hirudo medicinalis leech.

Untuk bacaan selanjutnya sila layari KLINIK HIRUDO

Ahad, 17 Februari 2008

Pengunjung Ke Kolam Lintah

Salam pertemuan. Kolam ternakan lintah aku sentiasa dikunjungi oleh pelawat. Boleh dikatakan setiap hari ada sahaja pelawat yang berkunjung. Ada yang sekadar ingin melihat lintah di darat. Ya la sebelum ini kalau nak lihat kena meredah sawah atau paya. Namun kebanyakkannya ramai yang ingin belajar dan mengetahui lebih lanjut bidang ternakan lintah ini. Aku pula tidak pernah jemu untuk bercerita dan memberikan 'site consultation' percuma kepada mereka. Alah apalah sangat kalau depa sekadar nak belajar. Ilmu yang ada kalau disebarkan bukannya nak luak.

Petang kelmarin kolam aku dikunjungi oleh Saudara Shahariman dari Permatang Bendahari, Kepala Batas dan Saudara Umar (member Pelintah) bersama tunang dari Pulau Pinang. Depa ni dah menternak lintah. Lawatan mereka demi mengeratkan lagi jalinan persahabatan dan berkongsi maklumat berkenaan industri lintah. Banyak juga perkara yg dibincangkan pada petang itu. Saudara Shahariman pulang dengan bekalan induk 200 ekor dan makanan lintah 10 kilo. Maaf gambar pertemuaan tak dapat nak upload. Ada masalah teknikal sikit.

Itu sahaja yang dapat diupdate pada pagi ini. Kena mintak diri dulu. Ada pelawat nak datang. Saudara Mohsin and the cosmopoint gang akan datang pagi ni. Kena la siapkan apa yg patut. Jumpa lagi..

Jumaat, 15 Februari 2008

Pagar Kolam Lintah Dah Siap (Induk dan benih lintah)

Syukur kehadrat Allah SWT, akhirnya siap juga pagar kawasan kolam ternakan lintah yang aku usahakan. Masalah gangguan terhadap lintah ternakan aku sedikit sebanyak telah dapat diatasi. Paham-paham sajalah bila kat perkampungan ni. Ramai sangat bebudak yang minat sangat nak bermanja dengan lintah. Bila dah berpagar ni senanglah sikit dan kontrol pergerakan depa. Bukan saja budak, pak budak dan mak budak pun ikut sama nak melawat. Kalau setakat tengok saja tak pa lah. Ini siap nak bermanja dengan lintah-lintah tu. Aku bimbang proses pembiakan dan pembesaran lintah terganggu.

Untuk tidak mengecewakan para pelawat aku telah menyediakan kolam khas untuk pelawat. Depa boleh la beramah-mesra dengan lintah dalam kolam tu dengan sepuas-puasnya. Aku telah memindahkan lintah ternakan dari kolam tangki ke kolam simen yang dah siap tu. Gembira sungguh aku tengok depa. Maklum la tempat baru tu lebih luas dan selesa. Harapan aku moga depa lebih cepat membiak dan membesar.

Kolam simen tu telah aku perkemaskan sebaik yang mungkin demi keselesaan keada lintah ternakan aku. Selain lapisan pasir aku juga memasukkan selut tanah liat lebih kurang 2 kg ke dalam kolam. Ada rahsia kenapa selut tanah liat perlu dimasukkan. Rahsia ini aku kongsikan bersama pengunjung kolam ternakan aku sahaja. Kalau nak tahu, "singgah mai la ke kolam aku". Dua (2) kilogram Makanan Khas untuk tujuan pembesaran lintah juga telah dimasukkan.

Tawaran istimewa disediakan kepada pelawat/pengunjung kolam ternakan aku. Makanan khas untuk lintah ditawarkan dengan harga RM3/kg sahaja. Jadi kepada yang ingin dapatkan harga istimewa ini, silalah ke tapak projek kolam ternakan lintah aku. Ada tawaran yang lebih istimewa jika membeli dengan kuantiti yang banyak.

Sekali lagi aku ingin mengambil kesempatan untuk mengingatkan kepada bakal penternak lintah supaya berhati-hati dengan tawaran kursus ternakan lintah yang begitu banyak sekarang ini. Selidiki dahulu latar belakang syarikat atau individu yang menganjurkan kursus tersebut. Jangan mudah memasukkan wang yuran kursus ke dalam akaun no yang diberikan. Sudah ada pihak-pihak tertentu yang mula mengambil kesempatan atas kecenderungan dan perkembangan industri penternakan lintah ini. Selidik dahulu apa yang boleh diberikan oleh pihak penganjur.

Fikir dahulu apa tujuan kita mengikuti kursus. Jika sekadar ingin mengetahui kaedah penternakan, rasanya tak perlu untuk menghadiri kursus. Lebih baik buat lawatan ke kolam yang sedia ada. Ramai penternak sedia ada yang sudi memberikan bantuan. Aku juga sedia membantu dan memberi kursus ternakan lintah secara percuma kepada sesiapa yang berminat. Kepada yang bakal penternak di luar sana, mai la berkunjung ke kolam ternakan lintah aku.

Jumpa lagi di episod yang akan datang. Salam buat PELINTAH semua....

Rabu, 13 Februari 2008

Lyophilized Hirudin Power

Natural Hirudin Lyophilized Powder

Natural hirudin is a polypeptide composed of 65 amino acids with a molecular weight of 7000 Daltons, and it has been the most powerful anticoagulant substance discovered in the world up to now. It combines with the thrombin, and forms a very steady uncovalent compound substance, of which separated constant is 10-12. In comparison with raloxifene, the side effect of bleeding caused by hirudin is less. The function in anticoagulant and thrombolysis does not need the cooperation of AT-III, without consuming AT-III. The result of the emergent toxicity experiment shows: LD50>250mg/Kg.

Natural hirudin lyophilized powder is mainly composed of hirudinaria menillensis, refined by our company's patent separated, purified, frozen and dried technology (patent certificate number: ZL03113566.8), and is the most important bioactive substance in leeches' body. The product is white and light yellow monotony powder. It has many superior advantages of strong activity, little dosage, high curative effect, convenient storing and carrying, and capability of being under normal temperature.
It is the first enterprise who put natural hirudin into cosmetics in the world, and obtained several national patents for invention, patent number is ZL03140487.1.

Natural hirudin owns four unique virtues:
1. Penetrating to the deep-rooted skin directly and actively: The scientific research shows that the cells of human body commonly only absorb the substance that its molecular weight is d8000 daltons. The molecular weights of the natural substance such as hyaluronic acid, SOD and collagen in the cosmetics sold on current market are more than ten thousand and even several hundred thousand, so it is hard for the skin to absorb effectively. Fortunately, the molecular weight of natural hirudin is 7000 daltons, which can penetrate to the deep-rooted skin and be promptly absorbed and utilized by the skin cells.

2. Improve the microcirculation of the blood: Natural hirudin has the unique function in penetrating to the Capillary vessel after the skin absorbs, improving the microcirculation, enhancing the self-repair of cells, curing acnes, pigment aggradation and dent repairment. Resolve all kinds of skin problems radically in the hope of replenishing nutrition to the blood.

3. Nourishing the skin: Natural hirudin is composed of amino acid but is different from the intermediate of protein. It is possessed of the specialties of protein, but easier, less molecular weight and easier to be absorbed by organisms than protein; Because of its high bioactivity, it can play its unique functions under minim condition.

4. Helping penetrate: It can help other nutriments penetrate to the skin in order that they display their cosmetic functions. Obviously, natural hirudin is the omnipotent cosmetic additive.

5. Diminishing inflammation.

Usage: Suitable for various cosmetics including skin and hair makeup.

Petikan dari laman web www.madeinchina.com

Isnin, 11 Februari 2008

TIANG PAGAR DAH SIAP

Bersua kembali kita. Kerja pemasangan tiang pagar telah berjaya dilaksanakan dengan jayanya. Berat juga tiang pagar konkrit ni. Aku menggunakan 17 batang tiang untuk keseluruhan kawasan kolam ternakan aku. Aku jangkakan kerja pemasangan dawai pagar dapat dijalankan pada esok hari.

Sementara menanti simen tapak tiang kering sepenuhnya, aku mengambil peluang melepaskan 'gian' mencari induk lintah. Sudah agak lama aku tak keluar mencari induk. Terasa rindu pulak nak merasa kesejukan air di kawasan paya yang pernah aku kunjungi dulu.

Pencarian selama setengah jam pada petang itu tidak membuahkan hasil yang lumayan. Keadaan kemarau pada masa sekarang menyukarkan kerja-kerja mencari induk lintah. Mungkin lintah lari bersembunyi ke dalam selut agaknya. Aku cuma berjaya menangkap 6 ekor induk lintah sahaja pada petang itu.

Walaupun hasilnya tidak lumayan namun saiz induk yang aku dapat kali ini sungguh besar sekali. Agaknya dah betul-betul otai lintah ni. Lihatlah perbezaan saiz anak lintah dan lintah otai yang di pegang oleh anak aku.

Jumpa lagi esok. Ada pelawat dari Aloq Setaq nak datang.

Rumah Baru Lintah dan Pengunjung Kolam

Bersua kembali. Kemaafan aku pohon kerana tak dapat bersama kelmarin. Tiadanya kemudahan internet di kampung menyebabkan aku tak dapat bersama. Letih betul kelmarin menyebabkan aku membuat keputusan untuk bermalam dikampung. Kebetulan anak-anakpun masih bercuti lagi.

Lintah ternakan telah berjaya aku pindahkan ke 'rumah baru'. Sukanya depa dengan rumah baru yang begitu luas dan selesa. Langsung tak kelihatan lintah yang berenang selepas dilepaskan ke dalam kolam baru. Semuanya lebih selesa lepak di dasar kolam yang telah aku sediakan 'tilam dan bantal' yang paling istimewa sekali.

Hari ini kolam ternakan aku menerima tetamu dari Balik Pulau, Pulau Pinang. Saudara Feiruz dan rakan2 sudi datang dari jauh semata-mata ingin mengetahui lebih mendalam mengenai ternakan lintah. Rasa macam Tok Guru pulak aku...keh..keh..keh.. Tak pa lah, depa nak belajaq. Apa yang aku tau aku habaq. Tak dak apa yang aku nak sembunyikan.

Aku rasa seronok dengan apa yang aku buat. Tambah membahagiakan bila aku dapat mengajar apa yang aku tahu kepada orang lain. Bagi aku itu yang lebih berkat. Lagi banyak ilmu yang kita kongsikan, insyaallah tuhan akan beri lebih lagi kepada kita. Itu amanat guru yang aku pegang selama ini.
Feiruz dan rakan-rakan pulang bersama 25 ekor induk, sebagai ternakan percubaan dalam akuarium katanya. Aku beri sedikit panduan bagaimana untuk sediakan suasana yang dapat mententeramkan lintah-lintah itu nanti. Tips inipun aku dapat dari sahabat forum di PELINTAH. Terima kasih saudara Imagna@adi.

Pada sebelah petang aku memulakan kerja pemasangan pagar di sekeliling kolam ternakan aku. Pagar terpaksa dipasang disebabkan lately ramai sangat pengunjung bawah umur (kanak2 la tu) yang melawat. Tahu sajalah kanak2, bukan senang nak kawal. Oleh itu untuk kebaikan semua pihak aku terpaksa keluarga belanja lebih untuk pasang pagar. Rasanya dekat RM800.00 jugak yang akan lebur tu. Aku jangkakan dalam 3 hari lagi kerja-kerja pemasangan akan siap sepenuhnya.

Sambil tunggu simen tapak tiang pagar kering bolehla aku pi cari induk lintah. Dah lama tak cari induk dah naik gian pulak rasanya. Cuaca yang panas menyebabkan induk lintah sukar di cari. Air dalam paya yang hampir kering tambah merumitkan lagi usaha. Lintah sudah masuk ke dalam selut bagi mengelakkan dari bahang panas yang melampau.

Sejak kebelakangan ini aku menerima begitu banyak panggilan untuk mendapatkan induk lintah. Permintaan datang dari serata tempah dan yang paling banyak sekali dari Selangor. Tempahan dari pengamal homeopaty juga ada aku terima. Ada yang menempah dengan kuantiti yang agak banyak sehingga mencecah 5,000 ekor. Nampaknya industri lintah mula berkembang dengan meluas dewasa ini. Aku rasa stok lintah yang ada sekarang ini tidak mampu lagi menampung permintaan yang semakin meningkat dari sehari ke sehari.

Aku juga mengambil kesempatan di sini untuk memberi peringatan kepada bakal penternak lintah yang ingin menceburi bidang ini. Hati-hati dengan iklan kursus lintah yang begitu banyak dianjurkan oleh syarikat dan individu tertentu. Ada pihak yang cuba mengambil kesempatan atas kecenderungan orangramai yang begitu berminat dengan ternakan lintah. Jangan sesekali mudah percaya dan memasukkan wang yuran kursus sebelum mengenalpasti dahulu kesahihan syarikat atau individu tersebut.

Jumpa lagi. Wassalam.

Sabtu, 9 Februari 2008

Rumah Baru Lintah - sambungan

Salam siaran. Terlebih dahulu aku mohon maaf kerana tak dapat update aktiviti kelmarin. Kami mengadakan kenduri doa selamat sempena ulangtahun kelahiran anak saudara aku dan sempena pembukaan kolam baru. Maaf gambar tak dapat disiarkan disebabkan masalah teknikal. Ramai tetamu yang terdiri dari penduduk kampung yang hadir selepas selesai sembahyang Jumaat.

Kolam ternakan aku menjadi tumpuan penduduk kampung. Ramai yang terkejut dan merasa pelik dengan usaha yang aku jalankan. Tak pernah dibuat orang, kata depa. Kolam ternakan aku juga menerima kunjungan Saudara Wan dan abangnya dari Tikam Batu, Sg Petani. Semakin ramai yang berminat menceburi bidang ternakan lintah ini. Banyak sungguh soalan yang dikemukan. Minat sungguh depa untuk menjalankan usaha ternakan ini. Akupun persembahkanlah segala ilmu yang ada bagi merungkaikan segala kekusutan yang terbuku dalam pemikiran depa. Depa juga amat bertuah kerana dapat lihat telur lintah dalam kolam ternakan. Bukan semua orang yang daat lihat. Ramai penternak lintah sendiri yang tak pernah lihat telur dan anak lintah yang masih merah tu. Harapan aku depa berpuashati dengan segala panduan dan penjelasan yang aku persembahkan. Agaknya lah...

Aktiviti yang padat pada hari kelmarin tidak mengizinkan untuk memindahkan lintah ternakan aku ke rumah baru. Insyaallah aku akan pindahkan lintah tu ke dalam kolam baru pada petang ini. Jumpa lagi....

----------------
Now playing: Plig Lock - Thai Top Hits
via FoxyTunes

Jumaat, 8 Februari 2008

Rumah Baru Lintah

Salam jalinan maya. Jumpa kembali kita. Seperti yang dirancang, petang kelmarin aku memulakan tugas menyediakan rumah(kolam) baru untuk lintah ternakan aku.Selepas selesai kerja-kerja pembersihan kolam aku memasukkan pasir lebihkurang 1/2 inci ketebalannya ke dasar kolam. Tempoh yang diambil untuk memasukkan air ke dalam kolam mengambil masa yang agak lama juga iaitu lebihkurang 2 jam. Penat juga aku dibuatnya. Mujurlah ada isteri yang setia membantu. Pasir yang hendak dimasukkan ke dalam kolam hendaklah dibersihkan dahulu.

Kerja-kerja pembersihan ini dilakukan berulang kali sehinggalah aku yakin bahawa tiada lagi anasir-anasir yang tidak diingini terlepas ke dalam kolam. Tugas sebegini perlu dijalankan dengan teliti supaya tidak berlaku sesuatu yang tidak diingini. Ini termasuklah penelitian terhadap rumpai air yang hendak dimasukkan ke dalam kolam ternakan. Hati-hati dan beri tumpuan penuh semasa kerja-kerja pembersihan supaya tiada lagi benih-benih yang tidak diingini terlepas ke dalam kolam. Telur-telur ikan yang mungkin lekat di akar pokok rumpai air bakal memberikan masalah yang besar kepada kita di kemudian hari.

Semua tugas ini perlu dijalankan dengan penuh tumpuan dan tahap kesabaran yang amat tinggi. Jangan sesekali mengambil mudah dalam menjalankan tugas penyediaan kolam semasa diperingkat awal lagi. Selepas mendapat paras air yang dikehendaki disikan ke dalam kolam, aku memulakan proses rawatan air. Pastikan tahap ph air diantara 4 ke 7 dan suhunya tidak melebihi 27 celsius sebelum benih atau induk lintah dimasukkan ke dalam kolam. Letakkan tumbuhan air menutupi setengah bahagian kawasan kolam. Ini dapat memberikan suasana yang lebih nyaman dan selesa kepada lintah ternakan kita. Sebolehnya cuba ciptakan sehampir mungkin habitat asal lintah itu. Untuk membuatkan lintah ternakan aku tambah selesa di dalam kolam, aku juga menyediakan 'tilam dan bantal' yang khas untuk mereka.


Berdasarkan pengalaman yang lepas, rasanya lintah ternakan aku boleh dipindahkan ke rumah baru pada petang ini. Jumpa lagi. Insyaallah, aku cuba update status terkini pada malam ini.

Khamis, 7 Februari 2008

Lintah dan Pacat Di Malaysia

Lintah dan pacat

Filum : Annelida
Kelas : Hirudinea

Ciri – Ciri :-
- Lintah hidup di dalam air, manakala pacat hidup di daratan
- Badan nya terdiri dari 34 segmen badan
- Lintah mempunyai mulut serta organ pelekap iaitu penghisap anterior dan penghisap posterior
- Lintah dan pacat ádalah haiwan ektoparasit iaitu parasit di luar perumah
- Ia ádalah pemangsa yang khusus kerana ia melekat pada perumah nya
untuk tempoh masa yang sebentar sahaja bagi mendapat kan darah
- Lintah dan pacat boleh menghisap darah sebanyak 3 kali ganda berat badan nya
- Selepas mengambil darah, ia akan menanggalkan diri nya dari perumah,
lalu jatuh dan mula mencari pasangan
- Darah perumah tempat gigitan sentiasa mengalir keluar pada bekas gigitan nya untuk beberapa ketika,
selalu nya 3 jam
- semasa ia menghisap darah, lintah akan mengeluarkan “Hirudin” dari kelenjar liur nya
- Hirudin akan menghalang darah dari membeku
- Dari sini lah Lintah dan Pacat dikelaskan dalam Kelas Hirudinea
- Selepas makan darah dengan secukup nya, ia boleh hidup untuk beberapa bulan malahan 1 tahun
tanpa mendapat kan darah lagi
- Lintah dan pacat adalah haiwan hermaphrodile ataupun kedi. 1 individu boleh mempunyai kedua-dua organ
jantan dan organ betina, dan ia bertelur di dalam air
- Induk membawa anak dari telur di dalam kantung yang terbentuk melalui lipatan permukaan bawah badan nya
- Kadang kala, anak nya melekat dibawah cuaran di bawah badan induk

Lintah dan pacat di Malaysia terbahagi kepada 2 kumpulan :-

1) Rhyncobdella
- mempunyai organ mencucuk atau belalai pada mulut seperti jarum

2) Arhyncobdella
- mempunyai rahang dan gigi



Spesies - Spesies Lintah Di Malaysia

Batracobdella reticulata
- berukuran 5 mm
- memindah kan parasit darah yang ditemui pada haiwan liar
- tidak memparasitkan haiwan invertebrata tapi membunuh mereka terus
- boleh digunakan dalam kawalan biologi pada siput

Lintah Hirudinaria manillensis
- ditemui di paya, sungai dan bendang
- menghisap darah kerbau dan kadang kala manusia dan buaya
- dipanggil “lintah kerbau”

Pacat Haemadipsa sp.
- lebih kecil dari lintah kerbau
- tinggal di kawasan lembap
- menyorok di celah tanah apabila kering
- keluar untuk menghisap darah haiwan berdarah panas
- bergerak secara menjengkal kan badan nya
- menghisap darah mamalia, kadangkala burung dan haiwan berdarah sejuk (reptilia)

4 spesies Haemadipsa sp. di Malaysia

Haemadipsa zeulanica
Haemadipsa subagilis
Haemadipsa sylvestris (berwarna hijau – “pacat siamang“ )
Haemadipsa picta

- adalah perosak haiwan domestik
- menyebabkan kehilangan darah dan jangkitan sekunder
- menjangkitkan penyakit berjangkit

Apa kaitan seks dengan LINTAH

Sejak dahulu kala sebilangan besar masyarakat melayu percaya bahawa minyak lintah berupaya merawat serta memperbaiki fungsi seks. Malahan sehingga ke hari ini masih banyak lagi individu terutamanya kaum lelaki yang masih mempercayai dan mengamalkan penggunaan minyak lintah. Terdapat berbagai jenis minyak lintah yang ada di pasaran dewasa ini. Namun adakah benar minyak lintah ini berupaya memperkasakan 'senjata' seorang yang bergelar lelaki.

Pakar sakit tuan, Dr Ismail Tamby baru-baru ini ada mengeluarkan kenyataan bahawa minyak lintah tidak memberi sebarang fungsi untuk tujuan membesar dan memanjangkan alat kelamin lelaki. Bagi seorang pakar sudah semestinya beliau telah menjalankan kajian sebelum berani mengeluarkan kenyataan sebegini. Malahan (kalau tak silap aku), sehingga kini belum ada mana-mana pengeluar minyak lintah yang membuat kenyataan balas bagi menafikan dakwaan Dr Ismail. Adakah benar dakwaan/kenyataan yang dikeluarkan ataupun pihak pengeluar minyak lintah sendiri tidak pasti akan keberkesanan produk mereka?

Hakikat sebenarnya kegunaan lintah adalah lebih meluas daripada sekadar menghasilkan minyak lintah. Ekstrak yang didapati daripada lintah telah memberikan manafaat yang begitu besar dalam bidang perubatan dan farmasi. Kebelakangan ini produk-produk kecantikkan berasaskan ekstrak lintah telah mula berada di pasaran tempatan. Inilah yang sepatutnya dilakukan oleh para penyelidik di Malaysia untuk mengkaji dan mengenalpasti akan potensi industri lintah supaya boleh berkembang dengan lebih pesat lagi.

Secara peribadi aku berpendapat dalam soal seks, faktor yang paling utama adalah kekuatan psikologi individu itu sendiri. Pada aku kenikmatan seks bukan bersandarkan kepada besar atau panjang alat kelamin seseorang. Besar dan panjang tidak menjamin seorang lelaki dapat memberikan kepuasan hubungan kelamin kepada pasangannya. Apa yang lebih penting adalah kebijaksanaan seorang lelaki untuk mengendalikan suasana pada masa hubungan itu berlaku.

Banyak kekeliruan timbul, tentang bagaimana kepuasan wanita (orgasm) atau klimak itu berlaku. Oleh kerana anzal (orgasm) itu datang dalam gelombang denyutan pada faraj wanita sehinggakan wanita itu sendiri tidak dapat membezakan antara kepuasan yang bertali-tali (multiple orgasm) ataupun yang berturut-turut (sequential orgasm).

Secara umum anzal atau klimak yang datang secara bertali-tali adalah anzal (orgasm) yang datang berterusan antara satu sama lain. Wanita yang anzal sebegini akan kelihatan tidak berada dibumi nyata dan lama untuk sedar. Apabila wanita ini dipuncak dan puas, dia akan terus tidur kepenatan.

Anzal yang berturut-turut pula adalah anzal atau orgasm yang datang antara satu sama lain dalam jangka masa yang berjarak. Tempoh mungkin dalam berapa saat atau seminit dua. Wanita sebegini akan puas sekali dan sedar semula dan dengan tiba-tiba akan puas sekali lagi dalam minit yang kemudiannya.

Wanita yang memdapat kepuasan bertali-tali sepenuhnya adalah jarang berlaku, namun setiap wanita mampu untuk mempunyai anzal yang berturut-turut.

Ramai wanita mampu mendapat anzal yang lebih daripada sekali jika permulaan hubungan seks adalah dalam suasana yang tenang dan selesa dan wanita itu diberahikan dengan belaian lembut dan romantik. Dalam keadaan berahi apabila kelentitnya dibelai sebaiknya, kepuasan dan klimak yang datang akan berkali-kali, mungkin dua tiga atau enam kepuasan sebelum wanita itu betul-betul puas.

Berbanding pula dengan lelaki yang mampu puas sekali dengan pancutan air mani, dalam masa pendek wanita mampu mendapat lebih daripada itu jika keadaan dan cara yang sesuai.

Wanita tidak perlulah merasa risau. Menurut satu kajian tentang anzal atau orgasm wanita. Orgasm yang sekali sudah cukup bagi 90 peratus wanita yang diselidik. Adalah satu perkara normal jika wanita hanya mampu puas sekali sahaja dan jika mendapat lebih anggapkan ia sebagai bonus.

Ingin diingatkan, kelentit akan menjadi terlalu sensitif (geli) selepas wanita anzal dan ia boleh menyakitkan. Jika pasangan wanita berminat untuk memberikan lebih, jangan paksa dirinya. Mendapat lebih daripada satu kepuasan memerlukan keadaan yang sesuai dan wanita perlu dalam keadaan sedia. Tidak perlu paksa diri wanita itu. Jika wanita itu nyatakan sudah cukup maka berikan belaian kasih sayang dan cinta anda.

Cara yang terbaik adalah dengan membuat wanita rasa selesa sebelum hubungan seks. Tempat yang tenang dan selesa dan lakukan belaian awal dan ciuman yang memberahikan kepada wanita. Rasa berahi wanita datang daripada belaian lembut dan layan istimewa akan membantunya mencapai klimak atau orgasm..


ps. Jika anda mempunyai tip yang baik dan sesuai untuk diskusi ini anda dijemput untuk menghantarnya. Tidak perlu lucah kerana diskusi ini untuk tujuan pendidikan. Sudah banyak ruang untuk perkongsian gambar dan cerita. Diskusi ini hanya mahu buat tumpuan kepada pendidikan dan amalan yang sesuai untuk kepuasan semua.

Akhirnya Siap Juga Kolam Lintah

Alhamdulillah, akhirnya kolam simen untuk projek ternakan lintah aku akhirnya berjaya juga disiapkan. Aku harap induk dapat dilepaskan pada 8hb Februari nanti. Esok sempena cuti Tahun Baru Cina akan aku gunakan untuk 'setup' apa yang patut. Kolam perlu di'samak' terlebih dahulu dengan selut tanah liat bagi tujuan pembersihan dari sebarang anasir yang tak diingini.



Aku menjangkakan kerja-kerja ini akan mengambil masa setengah hari juga untuk disiapkan. Masa yang berbaki akan aku isikan dengan proses penyediaan pengisian dalam kolam. Ini termasuklah tugas merawat air, isikan pasir serta batu kecil dan memasukkan tumbuhan air.

Petang tadi aku menerima kunjungan Saudara Roslan bersama isteri dan anak-anak dari Kota Sarang Semut, Alor Setar. Beliau sanggup datang dari jauh semata-mata untuk menambahkan ilmu mengenai lintah. Beliau ingin mengetahui lebih lanjut mengenai si penghisap darah ini.

Saudara Roslan memaklumkan bahawa beliau merupakan peserta kumpulan pertama yang mengikuti kursus penternakan lintah dengan ASAS. Masa itu katanya bayaran yang dikenakan cuma RM550.00. Sekarang bayaran sudah meningkat berkali ganda, RM1500.00!!!!!! mahalnya. Kalau mampu sekalipun rasanya cheq tak mungkin menyertainya. Saudara Roslan memaklumkan beliau telah menjalankan ternakan lintah selama 4 bulan, namun masih tidak nampak sebarang hasil. Tak banyak yang dapat dipelajari semasa mengikuti kursus, mengikut kata Saudara Roslan. Ramai rakan-rakan beliau yang gagal dalam proses membiakkan anak lintah. Setelah selesai sessi bersoaljawab barulah aku dapat mengenalpasti di mana kesilapan yang berlaku.

Aku memberikan beberapa panduan dan langkah-langkah yang perlu dilakukan supaya proses ternakan dapat berjalan dengan lancar. Mereka juga sungguh bertuah kerana dapat melihat telor lintah dan anak-anak lintah yang masih baru menetas. Harap-harap selepas ini usaha mereka akan beroleh kejayaan. Petang itu saudara Roslan berangkat pulang dengan wajah yang lebih ceria dan dengan harapan serta semangat baru.

Kesempatan pada petang tadi juga aku gunakan untuk beramah mesra dengan 'baby' kesayangan ku. Tak lama lagi depa akan dapat rumah baru. Aku akan pindahkan lintah yang aku ternak dalam kolam konkrit (orang Kedah kata kolam kok) ke dalam kolam yang telah siap tu. Baiklah jumpa lagi esok....

Rabu, 6 Februari 2008

Bloodsuckers hit the medical comeback trail

Leeches, c/o Biopharm
Leeches worm their way back into doctors' affections

Leeches - the fleshy bloodsucking worms associated with the historic world of medicine - are making a comeback - even if the yuk factor means they often have to be hidden from public gaze.

A leech farm in Wales sells 15,000 leeches a year to the NHS, according to London medical student Robert Weinkove, who has written a history of the worm for the Student British Medical Journal.

Biopharm, a leech farm in Swansea, exports another 15,000 a year around the world.

Leeches were widely used up until this century for many medical conditions, including tonsillitis and piles.

"They went too far, overusing them and using them in the wrong way with little benefit, " said Mr Weinkove, a fifth-year medical student at the United Medical and Dental Schools of Guy's and St Thomas' Hospitals in London.

A few doctors were still using leeches in the 1930s and 40s, mainly on stroke patients, but their use died out until the 1960s when interest in the creature was reignited.

But it is only in the last 10 to 15 years that they have really caught on and their use has taken off in the last five years.

Image problem

Mr Weinkove believes it has taken so long for them to come back because they have an image problem.

Blood bag
People donate blood for medicinal purposes; leeches take it away...
"Doctors have been reluctant to use them because of their image, but now it has been proven that they can be useful in certain cases," he said.

Leeches are particularly useful in plastic surgery, such as breast reconstruction and where a part of the body has become severed and had to be sewn back on.

Sometimes, the patient's veins are too weak to take the blood away from the body part and the blood builds up, causing "venous congestion".

Attaching leeches to the body can draw the blood away gradually and painlessly since leech saliva contains an anaesthetic.

This allows the re-attached body part to survive until the veins are strong enough to work normally. One man who cut off his penis had to have leeches attached to drain the blood.

Swollen

The leeches suck the blood until they become totally engorged. They can take in up to 10 times their bodyweight in blood. When they are full they fall off and can be replaced with another leech.

A patient may need up to 30 leeches to drain blood away.

Mr Weinkove says most patients are willing to have leeches on their bodies if it is a choice between leeches, more operations or losing a part of the body.

He says children often give them names. But their family and friends are not so keen to see the creatures at work.

This has led some doctors to hide the leeches, using dressings. Another consideration is to ensure the leech feeds on the right part of the body.

'Dinner plate'

Doctors in Philidelphia have developed a plastic shield to hide the leech and keep it in place.

It involves a dinner plate-like object with a hole in it. This is used on severed fingers. The patient's arm is covered in plaster of paris to keep it raised in the air so the blood can be drained.

The dinner plate is put on top and the leech is attached and covered in fabric. One of the doctors involved is called Dr Callegari, conjuring up images of the famous German film.

Most hospitals in the UK which use leeches do not keep them on site when there is no specific need for them.

There are a handful of pharmacies up and down the country which have storage room for them. They can send leeches over to hospitals on request.

Leech saliva also has medicinal uses of its own. It prevents clotting and is being used in several new drugs, for example, to treat patients who have had a stroke, often due to blood clots in the brain.

A new one, hirudin, is being used in the US and may have less side effects than other anti-clotting drugs.

Leeches (Lintah) are probably the most misunderstood creatures in the world.

Classification & Relationships

Leeches are related to earthworms and lugworms (Oligochaetes), and bristle worms (Polychaetes). But unlike other worms they have a sucker at each end - one for feeding, the other for hanging on while they feed. They all belong to a group of legless invertebrates (animals without a skeleton) called Annelids - "anulus" is the Latin for "ring". This means that the body is divided into separate segments (which look like rings) connected by a continuous gut, a nerve and a blood vessel. They use external bristles (chaetae) to pull themselves along in a sort of concertina-like motion.

Not all worms are Annelids. Some belong to a group called Nematodes. Many nematodes are internal parasites, often living in the guts of mammals (including humans). Leeches are external parasites.

Habitat

European leeches live in fresh water and damp places. There are a few marine leeches living in the Atlantic Ocean which prey on fishes. They can also be commonly found in tropical rainforest such as the Amazon.

Movement

On the whole leeches do not have bristles, but their flattened body allows them to swim effectively in an undulating way. They lie in wait for a passing animal of the right kind and then home in on it. They can contract their bodies to become short and stubby, or extend them to become long and thin.

Feeding habits

Some leeches are blood-suckers, and attach themselves to the skin of animals at a place where blood vessels are near the surface.The mouth end has sharp jaws to cut through the skin of it host. They inject an anti-clotting substance to stop the blood coagulating (thickening) and feed until they are full. Then they drop off to digest their meal, but the puncture bleeds for a while afterwards.

The horse leech (Haemopis sanguisuga), which can be 30 cm long when extended, does not suck horses' blood, but feeds on earthworms, and decaying flesh.

Medical uses

The medicinal leech was used in medieval times in Europe for certain illnesses because doctors believed that sucking out some of their patient's blood helped them to recover. To do this they would apply a leech or two and let them feed. Surprisingly, leeches have come back into fashion for medical use. The anti-coagulant they secrete into a wound helps to stop a scab forming, preventing the skin from sealing over too quickly. This promotes healing from the inside outwards. This is especially important where very delicate repairs have been made to torn tissue.

Fancy having two or three leeches hidden under your bandages! In films about tropical rainforest adventures the tough guys are always removing leeches from their legs.

Additional reading:

An extract from “A Sanguine Attachment 2000 Years of Leeches in Medicine “ by Roy T Sawyer Managing Director, Biopharm. Encyclopedia Britannica INC.

The leech was indispensable in 19th Century medicine for bloodletting, a practice believed to be a cure for anything from headaches to gout. Leeching was largely abandoned as medical science advanced, only occasionally being called upon to treat bruising and black eyes. However, the medicinal leech is making a comeback in modern medicine thanks in part to the work of Dr. Roy Sawyer, an American scientist who established the world's first leech farm. Based at Hendy near Swansea, South Wales, Biopharm is home to over 50,000 leeches which are supplied to hospitals and research laboratories around the world.

Thousands of patients owe the successful reattachment of body parts to miraculous technological advances in plastic and reconstructive surgery; at least some of these operations might have failed if leeches had not been reintroduced into the operating room. The appendages reattached include fingers, hands, toes, legs, ears, noses and scalps.

The pioneering use of leeches in modern plastic and reconstructive surgery can be attributed to two Slovenian surgeons, M. Derganc and F. Zdravic from Ljubljana who published a paper in the British Journal of Plastic Surgery in 1960 describing leech-assisted tissue flap surgery (in which a flap of skin is freed or rotated from an adjacent body area to cover a defect or injury). These surgeons credit their own use of leeches to a Parisian surgeon, one Philippe-Frédéric, who reported in 1836 that he had used leeches to restore circulation following reconstruction of a nose.

The rationale behind the use of leeches in surgical procedures is fairly straightforward; nonetheless, it is subject to misunderstanding, even by clinicians. The key to success is the exploitation of a unique property of the leech bite, namely, the creation of a puncture wound that bleeds literally for hours. The leech's saliva contains substances that anaesthetise the wound area, dilate the blood vessels to increase blood flow, and prevent the blood from clotting.

Microsurgeons today are adept at reattaching severed body parts, such as fingers. They usually have little trouble attaching the two ends of the arteries, because arteries are thick-walled and relatively easy to suture. The veins, however, are thin-walled and especially difficult to suture, particularly if the tissue is badly damaged. All too often the surgeon can get blood to flow in the reattached arteries but not veins. With the venous circulation severely compromised, the blood going to the reattached finger becomes congested, or stagnant; the reattached portion turns blue and lifeless and is at serious risk of being lost. It is precisely in such cases that leeches are summoned.

Links

Isnin, 4 Februari 2008

Kuasa Tuhan

Kita hanya mampu merancang, tuhan yang menentukan. Keadaan cuaca tidak menyebelahi aku sehari dua ini. Hujan yang turun diwaktu petang menyukarkan kerja menyiapkan kolam. Keadaan dinding dan lantai kolam yang basah tidak memungkinkan kerja 'plaster' dijalankan.

Aku cuma sempat menjalankan kerja disebahagian dinding sebelah dalam sahaja. Harap-harap besok cuaca akan kembali ceria dan kerja dapat disambung kembali. Aku berharap kerja ini dapat disiapkan pada 7hb Feb dan selepas itu kerja menaikkan pagar pula boleh dimulakan.

Bagaimanapun jika kerja 'plaster' tak dapat dilaksanakan, aku akan teruskan dengan kerja menaikkan pagar. Aku terpaksa memagar kawasan projek ternakan lintah ini kerana ianya terletak di kampung dan berhampiran kawasan sawah padi. Aku bimbang ada haiwan yang bakal memasuki kawasan ternakan. Tujuan pagar dibuat juga demi memastikan keselamatan lintah ternakan kami terjamin. Jangan korang tak tahu, dah banyak berlaku kecurian di kolam ternakan lintah.

Permintaan untuk mendapatkan induk dan benih lintah begitu banyak sekali. Setakat hari ini stok yang ada pada aku hampir kehabisan. Cuma tinggal 400 ekor sahaja lagi, itupun dah ditempah. En. Zahir tak dapat datang hari ini atas sebab yang tak dapat dielakkan. Untuk pengetahuan pengunjung blog Warisan AR, kami memberikan kursus percuma (site consultation) kepada bakal penternak yang membeli induk dari kami.

Bakal penternak akan didedahkan dengan segala hal berkenaan ternakan lintah secara praktikal. Bakal penternak juga diajar bagaimana menguruskan ternakan lintah secara lebih sistematik dan berkesan. Tiada fakta dan data yang disembunyikan. Segalanya didedahkan merangkumi dari aspek penyediaan tapak sehinggalah kepada teknik pembiakan yang paling berkesan.

Rasanya setakat ini dahulu lapuran untuk hari ini. Matapun dah mengantuk amat. Aku akan cuba sambung semula lapuran perkembangan pembinaan kolam pada besok hari. Insayaallah kita bertemu kembali.

ps: gambar-gambar sebahagian dari hasil kerja yang dapat dibereskan pada hari ini. Wassalam.

Ahad, 3 Februari 2008

Kita Perlu Belajar

Hari ini aku tak dapat menunaikan janji aku untuk mengemaskini perkembangan pembinaan kolam ternakan lintah. Waktu yang terlalu padat tidak membenarkan aku untuk melihat perkembangan kerja pembinaan kolam. Aku berada di Hotel Seri Malaysia di Alor Setar bagi mengikuti SeminarPembangunan Usahawan Bumiputera ICT & E-Dagang Negeri Kedah.

Seminar sehari ini dianjurkan oleh Unit Pembangunan Usahawan dari Perbadanan Kemajuan Negeri Kedah (PKNK) dengan kerjasama Multimedia Super Corridor (MSC).



Insyaallah aku akan lapurkan perkembangan terkini status pembinaan kolam pada esok hari. Baiklah untuk tidak menghampakan para pengunjung aku ingin berkongsi sedikit maklumat berkenaan lintah dan penggunaannya. Semoga ianya dapat memberikan gambaran yang lebih luas kepada para pengunjung blog saya.

Lemak Lintah or Leech Fats contains enzymes of Hirudo Medicinalis (Medicinal leeches). Modern medicine uses Hirudo Medicinalis (Medicinal leeches) to treat blood clotting for skin grafts. Another lesser known of the leech is the strengthening and enlargement of the male organ. The original formula was developed by the Javanese community.

For hundred of years the native man of Malaya/Java - the elite and adepts who usually keep 4 wives - have been using a special ointment to care for their penis and maintain its virility.

This traditional method and remedy have a striking similarity with the practice of desert Arab men known for their sexual prowess as explained in Sir R F Burton's translation of Sheikh Umar el-Nefzawi book entitled "Rawd at-Tirr" or in English, The Perfumed Garden. In chapter 17 of this classical Tunisian-Arab sex-journal of the 16th century, it expounded on how the penis can be made bigger and stronger with this massage oil:

[ What is Hirudin? ]

Hirudin is a enzyme derived from the medicinal leech Hirudo Medicinalis, once used by doctors for bloodletting. Hirudin is often used following microsurgery (e.g. the replacement of a severed finger) to restore blocked or collapsed blood vessels and encourage the growth of new capillaries. The anticoagulants in the saliva of this and other species are now being investigated for the treatment and prevention of thrombosis.

This preparation is suitable for those who:

1. have problems in maintain and prolonging an erection.
2. want to increase/enhance their manhood.
3. want to avoid early release
4. want to strengthen the walls and the chambers weak urinary tract
5. develop and correct misplaced veins and poor blood flow


This oil is formulated using botanicals, herbs and oils that are well known for their special properties. The oil is further enhanced with Hirudo Medicinalis. The anticoagulant effect of Hirudin, along with the natural herbs and oils, encourages the natural process of regeneration of blood vessels along the length of the penis. If there are any obstructions in the blood vessels, the natural effect of the oil will clear them.

In cross section, the penis is divided into 3 compartments. Most of the penis is filled by 2 identical zones that are the ramrod- like corpora carvernosa (CC) that become erect when blood is trapped in thousands of sponge like spaces. The long thin compartment that runs along the underside of the penis in the middle is the corpus spongiosum (CS) that is the nerve center. When you start to get an erection, blood flows into these compartments causing the penis to enlarge. This happens because of physical or psychological stimulation. As blood enters these compartments, there is a temporary reduction in the rate and volume of blood leaving the penis.

This special oil is applied along the entire length of the penis. The massaging of the oil will improve blood flow into the corpora carvernosa (CC) resulting in more blood being trapped in its sponge like spaces. Male vigor and stamina is returned to the user as the natural process of regeneration of blood vessels allows for a better blood flow into these compartments, hence an enhanced erection. Most importantly, this oil is also used for esoteric massage to delay aging and to enhance mental faculty. Herein lies the key to an extraordinary control of ejaculation. When the veins are engorged with blood and energy, the physical exercises (included) trains the control of all major muscles along the penis. With regular use of the oil and the accompanying exercises, the user can learn to control these muscles to ejaculate at will. Thus, the can control if he wants an ejaculation, thus wasting precious energy, or to withhold the ejaculation and prolong the sexual encounter. The man with supreme control of these penile muscles can also experience multiple orgasm by with-holding ejaculation at the precise moment just before ejaculation. Through such controls, which becomes at will with practice, a man can have multiple orgasms as well as satisfy his female counterpart.

Sabtu, 2 Februari 2008

Episod Ke 5


Sudah 2 hari aku tak update. Banyak kerja yang aku perlu selesaikan. Balik rumah dah malam. Badan letih amat, tak sedar dah tertidur sambil baca s/khabar. Kerja pembinaan kolam simen berjalan agak perlahan tapi lancar tanpa sebarang gangguan. Cuaca juga banyak memberi ruang kepada aku. Syukur Alhamdulillah. Hari ini hujan turun sebaik saja aku dan Pak Long Harun selesai bertugas.

Nampaknya perancangan asal aku untuk menyiapkan kolam sebelum Tahun Baru Cina nampak tipis harapannya. Maklumlah tukangnya pun dah veteran manakala pembantunya pulak still amatur lagi (aku la tu). Bagaimanapun kami berjaya juga menjalankan misi walaupun agak tergelincir sikit dari plan asal perjalanan projek.

Hari ini dan semalam aku menerima kunjungan tetamu dari Pulau Pinang (bakal penternak) yang begitu berminat untuk mengusahakan penternakan lintah. Walaupun aku memaklumkan tapak projek kolam ternakan lintah aku belum lagi siap lagi, mereka tetap ingin berkunjung. Semalam Saudari Zainisah dan saudara dari Air Melintas, Tasek Gelugor telah mengunjungi untuk mengetahui dengan lebih jelas lagi tentang penternakan lintah. Banyak juga soalan yang dilontarkan untuk aku jawab.

Hari ini pula aku menerima kunjungan Saudara Izam dan rakan-rakan dari Bayan Baru, Pulau Pinang. Minat sungguh depa untuk mengusahakan ternakan lintah ini. Berbagai soalan keluar dari mulut masing-masing. Lepas seorang-seorang bersoal-jawab dengan aku. Jenuh jugak aku nak beri penjelasan supaya mereka betul-betul faham. Izam dan rakan-rakan pulang bersama 30 ekor induk dan makanan lintah sebagai percubaan katanya. Dia bercadang untuk masukkan dalam akuarium dulu sebagai percubaan. Aku juga memberikan serba-sedikit panduan bagaimana nak 'setup' suasana dalam akuarium supaya lintah selesa mendiaminya.

Rasanya setakat ini dahulu untuk kali ini. Insyaallah aku sambung besok jika sempat. Aku akan berada di Hotel Malaysia, Alor Setar pada besok hari untuk menghadiri Seminar IT yg dianjurkan oleh PKNK. Sebelum berpisah saksikan persembahan slide aktiviti hari ini.



Go to ImageShack® to Create your own Slideshow

Kirimkan Maklumbalas Dan Komen Anda

Name:
Email Address:

This HTML form was created by Freedback.